Pendidikan Magister Arsitektur Menyongsong Era Disrupsi dan Revolusi Industri 4.0

Di era disrupsi dan revolusi industri 4.0 yang menekankan pada penggunaan cyber dan physical system, professional di bidang arsitektur dan perancangan kota dituntut untuk bekerja secara kreatif, inovatif, dan multidisiplin untuk dapat menyelesaikan masalah-masalah dalam rancangan wadah aktivitas manusia. Perkembangan informasi dan teknologi yang makin canggih membuat jejak-jejak yang ditinggalkan karena aktivitas manusia dalam bangunan, lingkungan dan ruang kota dapat direkam dan diamati. Oleh karena itu kemampuan digital dibutuhkan untuk dapat menggali, memahami, dan mengolah data dan informasi yang jumlahnya makin besar dan makin kompleks serta mempergunakannya dalam desain bangunan, lingkungan binaan dan kota.

Penguasaan perangkat lunak, perangkat mobile, smart sensor, location-detection technologies, augmented reality, algorithma dan big data analysis menjadi penting untuk dikuasai oleh mahasiswa arsitektur.